Yuk intip Cara Export Import Mikrotik

Posted on

Kali ini daripada ngantuk saya ingin menulis tentang eksport import dimikrotik. Fasilitas eksport import ini memudahkan kita dalam menssetting jaringan pada mikrotik kita. Sehingga kita tinggal plug n play istilahnya. Kita tahu bahwa Export dan Import Konfigurasi/setingan pada Perangkat Mikrotik bisa dilakukan dengan mudah menggunakan Winbox, bahkan orang awam seperti sayapun bisa melakukannya, Namun sebelum kita bahas lebih jauh tentang Cara Export Import Mikrotik Config, ada baiknya simak dulu penjelasan dan fungsi dari export import config Mikrotik.

Fungsi Export Import Config Mikrotik

Apa fungsi fitur export & import config pada Mikrotik? Apa bedanya dengan fungsi backup & restore? Penjelasan singkatnya yaaa, untuk menjawab pertanyaan tersebut mari kita bahas dulu fungsi backup & restore pada mikrotik.

Sesuai namanya, Backup & Restore pada mikrotik berfungsi untuk melakukan backup dan restore config mikrotik. Namun file hasil backup config ini hanya bisa digunakan pada perangkat Mikrotik dengan tipe yang sama.

Jika di restore pada perangkat Mikrotik lain, maka akan menyebabkan error dan bisa jadi Mikrotik nya malah gak bisa digunakan.

Perbedaan antara Export & Import dengan Backup & Restore :

Kita bahas dulu perbedaannya yaaa, antara eksport import dan backup restore.

  • File config hasil backup tidak dapat dibuka pada notepad, sedangkan file hasil export dapat dibuka di notepad.
  • File config hasil export berisi baris perintah Mikrotik yang dapat langsung di copy-paste dan langsung dieksekusi pada terminal Mikrotik.

Nah, untuk dapat memindahkan config Mikrotik tipe yang berbeda ini bisa menggunakan fitur Export & Import ini.

Fungsi inti dari fitur export Mikrotik adalah melakukan export perintah config ke dalam file text yang bisa kita buka menggunakan notepad atau aplikasi pembaca text lain. File hasil export ini berupa baris perintah pada terminal Mikrotik yang merepresentasikan semua config yang ada pada Mikrotik yang di export.

Sedangkan fungsi fitur import adalah untuk melakukan import config tersebut. Namun sebenarnya tidak perlu menggunakan fitur import ini, karena kita tinggal copy – paste baris perintah pada file export (rsc) langsung ke terminal Mikrotik.

Jadi, Fitur Export ini bisa digunakan juga untuk melihat setingan Mikrotik dalam bentuk baris perintah terminal dengan terlebih dahulu membuka file .rsc nya pada notepad.

Cara Export Import Mikrotik Config

Untuk melakukan export config mikrotik caranya cukup mudah, namun kita harus menggunakan terminal Mikrotik karena tidak ada menu export pada Winbox.

Leave a Reply

Your email address will not be published.